Tuesday, August 11, 2020
Home Contributor 7 Staf Khusus Milenial Pilihan Jokowi

7 Staf Khusus Milenial Pilihan Jokowi

Oleh: Toni Maliki

-

Jakarta, OOTB – Akhirnya generasi muda bisa berbangga karena akhirnya bisa berkontribusi untuk negara dengan terpilih menjadi staf khusus presiden yang berasal dari kalangan anak muda. Siapa sajakah mereka? Berikut profilnya

1. Putri Indahsari – (CEO dan Founder Creativepreneur) Dara kelahiran Jakarta, 22 September 1996 ini menjalani kuliah di Academy of Arts, San Fransisco, Amerika Serikat.

Memiliki event organizer (EO) bernama Creativepreneur Event Creator.

Putri dari Chairul Tanjung ini sering aktif terlibat dalam berbagai kampanye social yang bertujuan memberdayakan anak muda Indonesia untuk bergerak di bidang wirausaha.

2. Adamas Belva Syah Devara – (Pendiri Ruang Guru) CEO dan Co-Founder Ruang Guru Merupakan salah satu dari 30 pengusaha muda berusia di bawah 30 tahun yang paling berpengaruh di Asia versi majalah Forbes.

Pada tahun 2007, Ia mendapatkan beasiswa penuh dari Pemerintah Singapura untuk mengenyam Pendidikan di Nanyang Techonological University (Bidang Bisnis dan Ilmu Komputer).

Pada 2013, ia melanjutkan Pendidikan masternya dengan mengambil gelar double degree di Stanford University dan Harvard University.

Tahun 2011, ia pernah magang di Istana Kepresidenan pada bagian Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

3. Ayu Kartika Dewi – (Perumus Gerakan Sabang Merauke)

Menjadi pengajar pada Lembaga Indonesia Mengajar.

Pencetus Program Seribu Anak Bangsa Merantau untuk Kembali (SabangMerauke).

4. Angkie Yudistia – (Pendiri Thisable Enterprise, Kader PKPI, difabel tunarungu)

Wanita berusia 32 tahun ini dikenal sebagai penyandang disabilitas berpengaruh di Indonesia.

Jebolan Jurusan Ilmu Komunikasi di London School of Public Relations Jakarta ini pernah didapuk menjadi salah satu finalis Abang None Jakarta dan juga pada tahun yang sama ia didapuk sebagai “The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008”.

Angkie mendirikan Thisable Enterprise Bersama rekan-rekannya untuk membantu memberdayakan mereka yang memiliki keterbatasan.

5. Gracia Billy Yosaphat Membrasar – (Pemuda asal Papua, peraih beasiswa kuliah di Oxford).

Pemuda yang akrab disapa Billy Papua merupakan lulusan Australian National University, sebentar lagi selesai di Oxford, dan Oktober akan masuk ke Harvard untuk menempuh S-3.

Putra kelahiran Serui, Yapen, Papua memiliki ayah yang berprofesi sebagai guru, sedangkan sang ibu membantu ekonomi keluarga dengan menjual kue.

Billy pernah diundang untuk magang oleh Pemerintah Amerika Serikat dan berbicara di depan State Department AS.

Billy yang semasa kecilnya sering membantu Ibunya berjualan kue memutuskan untuk keluar dari perusahaan minyak dan gas asal inggris yang pernah ditempatinya. Dia merasa bahwa gajinya yang fantastis tidak membuat Billy tenang, Billy fokus mengurus “Kitong Bisa”. “Kitong Bisa” merupakan Yayasan yang memfokuskan diri pada persoalan Pendidikan anak-anak Papua.

6. Aminuddin Ma’ruf – (Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII).

Aminuddin merupakan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islan Indonesia (PMII) pada tahun 2014 – 2016.

Dia sempat menjabat sebagai sekretaris jenderal solidaritas ulama muda Jokowi.

Pria kelahiran Karawang, Jawa barat ini menyelesaikan S1 di Universitas Negeri Jakarta dan kemudian melanjutkan S2 di Universitas Trisakti.

7. Andi Taufan Garuda (Pendiri Lembaga Keuangan Amartha).

Pria berumur 32 tahun ini banyak meraih penghargaan atas inovasinya, termasuk atas kepeduliannya terhadap sektor UMKM.

Sebagai CEO Amartha Mikro Fintek, ia merupakan pionir teknologi finansial peer to peer (p2p) lending yang menyalurkan pendanaan modal usaha mikro kepada kaum perempuan wirausaha di pedesaan.

Andi merupakan alumni Manajemen Bisnis Administrasi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2007, lalu pada 2013 Andi pernah menempuh Pendidikan keuangan di Frankfurt School of Finance and Management, dan Andi pun menempuh Pendidikan di master bidang administrasi public di Harvard Kennedy School pada 2015-2016.

Andi sempat menjadi konsultan bisnis di IBM Indonesia pada Januari 2008 – Juli 2009.

Toni Maliki
Toni Malikihttps://ootb.id
“I’m drawing with light, cooking with passion, mixing with motion, & I’m not a good lover” – Toni Maliki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Bingung Liburan Akhir Tahun Mau Kemana? Roadtrip aja yuk!

0
Jakarta, OOTB - Sudah dipenghujung tahun kan ya, udah terima bonusan juga. Kurang apalagi coba? Saatnya jalan-jalan bareng keluarga. Tapi bosen...