Saturday, September 5, 2020
Home Lifestyle My Best Bond Girls

My Best Bond Girls

Oleh: Cisca Becker

-

Salah satu hal mengecewakan yang saya rasakan akibat pandemi Covid 19 adalah batal tayangnya film Bond terbaru, No Time To Die. Film Bond ke 25 yang rencananya menjadi film Bond terakhir Daniel Craig dan semestinya tayang di bulan April tahun 2020, sekarang konon akan dimundurkan hingga bulan November, namun bisa dikatakan dengan segala ketidakpastian yang ada, nasibnya menjadi tak jelas.

Dari kecil saya memang dicekoki dengan berbagai film Bond oleh ayah-ibu saya yang memiliki lengkap koleksi film James Bond dari jaman Sean Connery, Roger Moore, bahkan George Lazenby dan Timothy Dalton. Segala hal dari dunia Commander James Bond yang glamour dan absurd sangat akrab di ingatan saya. Dari kecanggihan gadget buatan Q, lebay-nya karakter villain yang berhadapan dengan Bond, dan juga yang tak pernah luput menemani agen 007 dalam semua petualangannya, para Bond Girls.

Walaupun sebenarnya kurang tepat dikatakan Bond Girls karena mereka seyogyanya adalah Bond WOMEN, namun peran  Bond Girls adalah ruh dari seluruh dunia milik agen MI6 kode 007. Tanpa para wanita ini, hilanglah seluruh intrik, daya magis, dan daya tarik James Bond. Sejak kemunculan Honey Ryder di Dr No hingga Madeleine di Spectre, semua karakter Bond Girls dianggap sebagai perwujudan perempuan yang melambangkan ikon feminis di jamannya masing-masing.

Oleh karena itu, untuk mengobati rindu semua pecinta franchise Bond, sekaligus merayakan hari lahir Sir Ian Flemming (28 Mei 1908), penulis novel James Bond dan pencipta karakter ikonik ini, saya akan menuliskan dibawah ini, karakter-karakter Bond Girls favorit saya.

Disclaimer: Kriteria Bond Girls buat saya adalah yang terlibat dalam misi Bond, baik sebagai partner maupun sebagai karakter antagonis, dan juga pernah terlibat secara romantis di setidaknya satu kesempatan, basically shaken AND stirred by James Bond.  Selanjutnya, karena saya anak 90an, maka kebanyakan Bond Girls favorit saya datang dari film-film Bond era Pierce Brosnan dan Daniel Craig.

Ok here we go, let me put down my martini glass and tell you my ultimate 10 Bond Girls, from number 10 to my number one.

10. Octopussy – Octopussy

Satu-satunya  Bond Girl yang nama karakternya dijadikan judul film, Octopussy berasal dari masa dimana realita dan jalan cerita yang masuk akal tidak termasuk dalam kriteria pembuatan cerita film James Bond. Sebagai seorang pemimpin dari sindikat penyelundup perhiasan global berkedok sirkus yang memiliki pulau pribadi yang dihuni oleh pasukan yang terdiri dari perempuan-perempuan jagoan, Octopussy adalah versi manusia dari aksesoris favorit 80an : bantalan bahu. Tidak ada sebenarnya tidak apa-apa, tapi kehadirannya sangat tak terlupakan dan memberikan perubahan signifikan pada apapun yang disentuhnya. Tentunya yang berjasa membuat karakter ini menjadi ikon dari universe Bond adalah sang aktris, Maud Adams, yang memberikan performa sensual dan meyakinkan. Walaupun jalan cerita yang dia perankan adalah kebalikan dari meyakinkan.

9. Pussy Galore – Goldfinger

Nama terbaik dari semua Bond Girl. Ofensif gila kalau untuk standard jaman sekarang, tapi benar-benar menggambarkan secara sempurna keabsurdan dunia Bond di era Sean Connery. Tapi yang saya suka darinya, adalah karakternya yang tidak mempan pada rayuan player ala Bond (kalau di bukunya sih Pussy Galore ini dijelaskan sebagai seorang lesbian. THAT explains the name), dan sebagai seorang pilot dan pemimpin geng, dia adalah Bond Girl yang tak kenal takut dan tak perlu diselamatkan.

8. Contessa Teresa Di Vicenzo – On Her Majesty’s Secret Service

Berperan sebagai love interest dari James Bond di satu-satunya film Bond yang diperankan George Lazenby, karakter ini juga mencetak sejarah sebagai satu-satunya wanita yang dinikahi Bond. Alasan saya menyukai karakter ini sebagian besar karena sang aktris yang memerankan sang Contessa, Diana Rigg, memberikan sebuah performa akting terbaik untuk mengejawantahkan seorang Bond Girl yang mandiri, pintar, dan berkelas. Ketika plot karakternya berakhir seperti kebanyakan Bond Girl, yaitu tewas dibunuh, saya sungguh secara tulus meratapi nasibnya.

7. Lucia Sciarra – Spectre

Untuk saya, the beautiful and gorgeous Monica Belluci adalah wujud wanita cantik seutuhnya. Jadi bayangkan betapa girang hati saya saat mendengar pertama kali bahwa dia akan mendobrak sejarah di film Spectre dengan menjadi Bond Girl ehm sori Bond Woman di usia 51 tahun. 4 tahun lebih tua dari Daniel Craig saat syuting! Kemunculannya di layar sebagai Lucia Sciarra memang minimal, tapi semoga ini menjadi penanda baik bagi rilisan franchise Bond berikutnya, bahwa perempuan diatas 40 pun bisa memancing salah satu line ikonik dalam sejarah film “Bond. James Bond”.

6. Giacinta “Jinx” Johnson – Die Another Day

Saat karakter Jinx yang diperankan Halle Berry menyeruak keluar dari dalam laut dengan bikini oranye dan pisau di pinggang, sebagai tribute untuk adegan klasik dari film pertama Bond “Dr No”, sebuah era baru Bond girl dimulai. Halle Berry adalah aktris kulit hitam pertama yang mendapatkan peran sidekick utama di franchise James Bond. Walaupun filmnya sendiri dianggap terlalu halu (mobil yang bisa menghilang, meluncur diatas glasier, dan cameo by Madonna??) namun kemunculan Halle Berry sebagai agen rahasia NSA yang membantu Bond dalam misinya, ditanggapi dengan positif oleh fans dan kritikus.

5. Elektra King – The World Is Not Enough

Film yang satu ini sering dikatakan sebagai salah satu film Bond terlemah. Karakter penjahat utama digambarkan sebagai seseorang yang tak bisa merasa sakit, namun sayangnya kebal sakit hati tidak dialami para fans yang harus menyaksikan akting Denise Richards sebagai nuclear physicist. Semua kekurangan film ini dibayar oleh performa yang sangat komit dari Sophie Marceu, yang memberikan sentuhan thespian pada karakter bernama Elektra King yang mengalami Stockholm Syndrome dan menjadi double agent untuk menjerat James Bond.

4. Natalya Fyodorovna Simonova – GoldenEye

Tampil di Goldeneye sebagai karakter kunci dari awal, Natalya adalah seorang computer programmer yang tak punya waktu untuk omong kosong, dan saya suka melihat James Bond-nya Pierce Brosnan dibuat tak berkutik menghadapi kepintarannya. Memulai trend di era 90-an Bond Girl sebagai perempuan pintar dan sejajar dengan Bond, Natalya adalah perwakilan era baru yang terasa segar dan relevan. Dan berkat akting piawai Izabella Scorupco  , saya percaya bahwa seorang ilmuwan juga bisa kok tampil cantik dan seksi (I’m looking at you, Denise Richards)’

3. Severine – Skyfall

Walaupun tak muncul banyak di film Skyfall, namun dari scene pertama sosok Severine sangat menggugah perhatian. Bukan hanya karena cantik dan jenjang, tapi latar belakang karakternya yang gelap membuatnya menjadi sangat menarik. Sangat disayangkan dia dibunuh begitu saja oleh karakter villain Silva, karena menyaksikan dia dengan percaya diri berbalas rayuan dengan Bond nya Daniel Craig bahkan di dalam shower dalam kondisi, ehm terekspos, membuat saya berharap seandainya dia diberikan peran lebih dalam plot cerita. Setidaknya, dia adalah hottest bond girl number one di list saya. A double oh heaven for 007.

2. Vesper Lynd – Casino Royale

Bond Girl paling intens dalam hal perkembangan karakternya. Fakta bahwa sosok Vesperlah yang menjadikan Bond seperti dirinya yang kita kenal (dingin, tidak mau mengikat diri pada wanita, sulit percaya orang lain) menjadikan karakter Vesper Lynd sangat integral bagi dunia James Bond. Diperankan oleh aktris yang seperti terlahir untuk menjadi Bond Girl, Eva Green sangat berhasil lewat semua scene nya membuat kita bertanya-tanya, di sisi manakah dia berada. Tentunya Vesper berada di posisi tinggi di hampir semua list Bond Girls terbaik karena dialah wanita pertama yang sungguh-sungguh dicintai oleh James Bond. Dan betapa cantik dan percaya dirinya Eva Green di Casino Royale juga membuatnya menjadi kesayangan fans. Adegan favorit saya tapi adalah yang menggambarkan kerapuhan Vesper dan Bond, yaitu adegan dia menangis di kamar mandi setelah menyaksikan James membunuh penjahat, dan James menghibur dan memeluknya di bawah kucuran air. Sangat on-brand dengan Bond-nya Daniel Craig yang manusiawi dan realistis.

1. Colonel Wai Lin – Tomorrow Never Dies

My #1 Bond Girl. Mungkin saya bias sebagai fans Michelle Yeoh dan penggemar film kungfu, terdorong juga akan Asian pride, tapi tidak ada yang bisa memungkiri bahwa Colonel Wai Lin adalah Bond Girl yang paling kick-ass. Sebagai seorang agen rahasia Cina yang juga master martial art, tidak pernah sekalipun terlihat dia membutuhkan bantuan Bond untuk apapun. Sebaliknya, berulang kali Bond diselamatkan olehnya, berkat kemampuannya yang mumpuni dalam segala hal. Ditambah lagi, Wai Lin juga tidak pernah menanggapi rayuan tengil Bond ala Pierce Brosnan yang membuat Bond Girl lainnya ketar-ketir. Bahkan berkat performance Michelle Yeoh yang spektakuler di film ini (tidak menggunakan stunt-woman, dan memberikan kita adegan boncengan motor terbaik sepanjang sejarah film action!) para produser film Bond sempat terpikir untuk membuat film spin off berdasarkan karakter yang diperankannya.  Wai Lin? WAI YES PLIS!

Cisca Becker
Cisca Becker
Disibukkan sebagai broadcaster, presenter, dan penulis, Cisca justru, Cisca merasa dirinya harus benar-benar pintar mengatur waktu demi menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Bakso Halal dan Enak di Jakarta Yang Patut Dicoba

0
Jakarta, OOTB - Bakso adalah salah satu makanan favorit di Indonesia sepanjang masa. Bakso sendiri berasal dari Tionghoa berasal dari kata Bak-So, dalam...