Monday, November 29, 2021
HomeLifestyleAnak MobilModifikasi Mobil Aliran Rice atau Sleeper?

Modifikasi Mobil Aliran Rice atau Sleeper?

-

Jakarta, OOTB – Kebanyakan orang yang hobi otomotif biasanya tidak suka dengan mobilnya yang standard, penampilan dibilang sangat menentukan image dari si empunya mobil. Meskipun begitu banyak dari mereka yang melupakan hal penting dalam memodifikasi mobilnya. Biasanya ini terjadi pada mereka yang baru kali pertama punya mobil sendiri, eksterior adalah hal yang paling paling banyak kena ubahan.

Selain paling mudah dan terjangkau, modifikasi eksterior juga tidak membutuhkan perhitungan ataupun riset, karena ini hanya masalah selera. Namun sebenernya dalam memodifikasi mobil ada 2 tipe aliran, nah kira-kira kamu masuk yang tipe mana nih?

Rice

Tipe pertama adalah RICE, singkatan dari Race Inspired Cosmetic Enhancement yang berarti “Penambahan kosmetik yang terinspirasi dari ajang balap”. Definisi Rice ini juga dapat berarti pemilik mobil yang lebih fokus menghabiskan uangnya untuk mendandani eksterior mobilnya agar terlihat keren, gaul seperti mobil balap, dibanding menghabiskan uangnya untuk menambah performa pada mobilnya.  Tapi ada juga yang menyebutkan kalau RICE itu singkatan dari Radically Immature Car Enthusiast yang artinya penggemar mobil – garis keras — yang belum dewasa. Sedangkan Ricer sendiri ditujukkan sebagai pelakunya, sama seperti Driver atau Rider.

rice

Seringkali modifikasi mobil yang pertama dilakukan adalah dengan mengganti velg yang berukuran besar, untuk bagian ubahan lainnya ada meliputi body kit yang gondrong, spoiler yang tidak proposional, air scoop hingga pintu gulwing. Belum lagi menyebut soal stiker, banyak orang masih asal menempel stiker dari merk aftermarket yang bahkan produknya sendiri tidak tersemat dalam mobilnya. Tidak bisa disalahkan juga gaya modifikasi mereka, toh ini semua Kembali ke selera masing-masing.

sigra rice

Asal kata Rice sendiri sebenernya ungkapan dari orang Amerika kepada orang Jepang di tahun 80an, mereka menggunakan kata Rice (nasi) karena kebanyakan negara Asia, seperti Jepang, Hongkong, Malaysia dan Indonesia mengkonsumsi nasi. Dalam hal ini mereka melihat nasi sebagai pangan orang rendahan, berbeda dengan orang Eropa yang kebanyakan makan pasta. Pada waktu itu juga bagi mereka, orang Italia, yang memiliki Ferrari atau Lamborghini disebut dengan Rocket Pasta. Karena pasta dianggap memiliki kasta yang lebih tinggi dari nasi.

Baca juga: Turbo Untuk Mesin 1000cc? Kenapa Tidak?

modifikasi mobil

Julukan Rice sendiri juga terbentuk karena orang Jepang pada waktu itu ingin memiliki mobil yang kencang dan mewah sejenis mobil balap, namun karena faktor ekonomi membuat mereka tidak dapat memodifikasi mobilnya dengan proper, sehingga julukan Rice ini dianggap sangat sejalan dengan kehidupan mereka.

Ditambah lagi peluncuran film “The Fast and The Furious” pada tahun 2001 membuat exposure mobil “Rice” menjadi lebih mendunia, orang dengan nol pengalaman dibidang otomotif dan teknik ini mulai modifikasi mobil mereka hanya berdasarkan mobil yang mereka lihat di film.

Karena mahalnya harga yang harus ditebus untuk modifikasi mobil balap yang proper banyak orang mengambil jalan pintas yang memunculkan julukan Rice ini makin populer.

Sleeper

Kebalikannya dari Rice, dalam dunia mobil dikenal istilah sleeper car. Apabila Rice merupakan mobil yang terlihat atau bergaya seperti mobil balap tetapi performanya kurang. Sleeper ini merupakan mobil yang terlihat standar dari eksterior atau bisa dibilang mobil biasa-biasa aja dari tampilan namun memiliki performa yang buas. Ubahan yang sering dilakukan pada mobil dengan tipe modifikasi sleeper ini adalah ada pada bagian mesin, biasanya mereka jor-joran dalam mengutak-atik mesin, bahkan sampai swap engine pun dilakukan untuk sekadar memuaskan hasrat adrenalinnya.

modifikasi mobil

Contoh aliran modifikasi sleeper pada Innova milik Dimas Arki ini yang pernah dibahas oleh Garasi Drift, sudah melakukan swap engine dengan kode mesin 2JZ-GTE, yup betul, mesin tersebut diambil dari Toyota Supra yang sejatinya sudah kencang dari lahir. Mesin 2JZ ini menghasilkan 227 bhp dan torsi sebesar 298Nm. Untuk pengereman sendiri sudah menggunakan BBK dari Alcon 6 pot untuk depan dan 4 pot untuk belakang. Amazing!

Baca juga: Sering Hajar Polisi Tidur? Siap-siap Tanggung Akibatnya Ya

Conclusion

Apapun aliran modifikasi yang kalian sukai, jangan lupa untuk memperhatikan bagian kaki-kaki, banyak orang melupakan bagian ini, padahal faktor kaki-kaki lah yang memegang peran penting dalam “menampung” semua kosmetik yang ada pada mobil. Bagian yang sering rusak atau berumur pendek biasanya ada pada sensor ABS, per dan shockbreaker.

Sensor ABS akan berumur pendek karena sejatinya sensor ABS ini hanya bekerja optimal pada velg ukuran standard dari pabrik, ketika diganti ke velg ukuran yang lebih besar otomatis sensor ABS tidak bisa bekerja dengan maksimal karena bobot dari velg itu sendiri yang sudah berubah.

Kemudian per dan shockbreaker, ini biasanya terjadi pada mobil aliran gesrot alias ceper mampus, yang memotong ulir per, dalam pemotongan ulir per ini sangat tidak disarankan karena tidak ada perhitungan dan riset sebelum melakukan pemotongan, yang mana nanti inner tie rod, outer tie rod, knuckle harus menanggung resikonya. Terburuknya, As roda bisa patah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Sunmori dan Bisnis Dibaliknya

1
Jakarta, OOTB – Sunday Morning Ride atau biasa disebut Sunmori adalah hal yang sangat digandrungi banyak milenial, siapa yang tidak kenal dengan istilah ini?...