Thursday, February 2, 2023
HomeReviewReview Mencuri Raden Saleh, Angin Segar Di Tengah Terpaan Horor Indonesia

Review Mencuri Raden Saleh, Angin Segar Di Tengah Terpaan Horor Indonesia

-

Jakarta, OOTB – Film bergenre horor memang masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Sebut saja Pengabdi Setan 2 yang berhasil mendapatkan 6 juta penonton hanya dalam kurun waktu 20 hari. Namun, film Mencuri Raden Saleh ini datang seperti membawa angin segar di perfilman Indonesia yang saat ini marak didominasi oleh film bergenre horor.

Mengambil langkah berani dengan mengusung film bergenre heist pertama kali di Indonesia, Mencuri Raden Saleh bisa dibilang sebagai pembuka gerbang yang sangat memuaskan.

Film yang berdurasi 2,5 jam ini berhasil menjajakan storyline yang mampu membuat penontonnya berpikir “Apa lagi yang akan terjadi di scene berikutnya?”.

Baca juga: Rekomendasi Film Baru Yang Tayang 2022: Pinocchio Hanya di Netflix

Menceritakan tentang sekelompok anak-anak remaja yang mencuri lukisan di Istana Presiden dengan imbalan uang belasan miliar. Tentu saja, lukisan yang menjadi objek utama film ini bukanlah sekedar lukisan biasa. Tetapi lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh yang bernilai ratusan miliar rupiah. “Lukisan ‘Penangkapan Diponegoro’ bukan hanya menggambarkan perlawanan seorang Pangeran Diponegoro, tapi juga tentang pengkhianatan.”- Piko, “Mencuri Raden Saleh” (2022).

Saya rasa kalimat yang diungkapkan oleh Piko di awal film menjadi tonggakan utama keseluruhan film. Angga Dwimas Sasongko mampu mencampur adukkan banyak rasa mulai dari ketegangan, romansa, komedi, politik, ketimpangan sosial, hingga keluarga yang dibalut menjadi satu dengan sudut pandang “remaja”.

Meskipun rasanya mencuri lukisan berharga jauh lebih mudah dibandingkan menyelesaikan skripsi.Tiap karakter yang hadir dalam film ini benar-benar mengisi perannya masing-masing. The forger, hacker, brute, negotiator, handyman, dan driver merupakan kombinasi yang tepat layaknya komplotan pencuri profesional.

Apresiasi tinggi untuk para aktor yang berhasil menampilkan wajah barunya tanpa embel-embel karakter lama pada film-film sebelumnya.

Baca juga: Review, Cupola Coffee shop tempat nongkrong di Braga Bandung

Iqbal Ramadhan, Angga Yunanda,  Rachel Amanda, Umay, Ari Irham, dan Aghnini Haque mampu membuat tiap karakter terasa sangat hidup dengan akting yang ciamik. Thumbs up! Setelah melihat penampilan mereka di Mencuri raden Saleh, satu hal yang timbul di benak saya bahwa perfilman Indonesia akan lebih baik dan matang kedepannya.

Selain storyline yang saya rasa minim plot hole, dynamic camera movement yang ditunjukkan juga mampu memberikan angle segar dan memupuk ambience lebih terasa lagi. Meskipun beberapa gerakan kamera terasa terlalu cepat di awal namun masih dapat ditangkap oleh mata.

Film ini terasa semakin matang dengan detail-detail yang ditunjukkan. Setiap set dan elemen properti terasa sangat hidup dan mendukung tiap-tiap scene yang ada. Overall, Menurut saya Mencuri Raden Saleh menjadi film dengan eksekusi terbaik di tahun ini

Mencuri Raden Saleh Instagram

spot_img
Tasya
Tasya
Part time college student and full time fangirl who loves to write

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read