Tuesday, December 6, 2022
HomeLifestyleMPMX Kembali Gelar Pelatihan Mengemudi Profesional dan Jangkau Komunitas di Kota Semarang 

MPMX Kembali Gelar Pelatihan Mengemudi Profesional dan Jangkau Komunitas di Kota Semarang 

-

Jakarta, 22 Maret 2022 – Sebagai upaya untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing SDM di wilayah operasional bisnis, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (“MPMX”) kembali menggelar kelas pelatihan keterampilan bertajuk Life Skill Training Center: Kelas Mengemudi Profesional, pada 21-25 Maret 2022. Kali ini MPMX menargetkan Kota Semarang, Jawa Tengah sebagai area pelaksanannya.  

 Bersama dengan MPMRent, anak usaha yang bergerak di bidang jasa transportasi dan penyewaan mobil khusus korporasi, MPMX memberikan kesempatan bagi masyarakat Semarang yang berasal dari kelompok pengangguran, komunitas pengemudi non-profesional, dan pekerja sektor informal untuk mengikuti program pelatihan Life Skill Training Center: Kelas Mengemudi Profesional.

Dari sebanyak 190 orang yang mendaftarkan diri, terpilih 25 orang peserta terbaik melalui proses screening ketat dan interview online. Pembatasan jumlah peserta juga dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama dalam mematuhi standar prokes Covid-19 selama kegiatan.  

Baca juga: Mengapa Akhir-Akhir Ini Cuaca Panas? Ini Penjelasan dan Tips Mengatasinya

GM Corporate Communication & Sustainability MPMX Natalia Lusnita menerangkan bahwa selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan ilmu soft skill dan juga hard skill mengemudi professional sesuai standar yang diterapkan di MPMRent. Materi soft skill terdiri dari personality development, service excellence sesuai standar MPMRent, etika dan keamanan mengemudi, dan tips mengemudi saat mengalami situasi darurat.

Sedangkan untuk materi hard skill, para peserta diajak untuk mempelajari pengenalan kendaraan dan penguasaan kemudi, pola berkendara yang baik, serta materi defensive driving. Para peserta juga mendapatkan pengajaran mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yaitu misalnya bagaimana penanganan jika menemukan korban kecelakaan yang patah tulang atau korban yang tidak sadarkan diri, termasuk juga pengetahuan mengenai teknik dan proses CPR. 

 Baca juga: Bank Sampah, Solusi Untuk Menangani Permasalahan Sampah

“Program pelatihan LSTC ini dilakukan dengan menerapkan standar dan prosedur yang berlaku di MPMRent. Mulai dari proses seleksi yang ketat, pemberian materi training yang sama untuk pelatihan trainer pengemudi professional di internal perusahaan kami, hingga test tertulis untuk mengetahui tingkat pemahaman materi dari masing-masing peserta.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat mengaplikasikan skill dan pengetahuan yang diperoleh sehingga program ini tidak saja membantu mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas, namun juga menjadi penunjang bagi peserta untuk mendapatkan penghasilan yang lebih layak.

Sementara di sisi bisnis, sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan perusahaan, peserta pelatihan LSTC ini akan langsung menjadi mitra pengemudi MPMRent dan akan membantu operasional kantor cabang MPMRent Semarang, tepatnya di Jl. Kaligawe Raya No.208A, yang saat ini banyak melayani kebutuhan pelanggan korporasi di wilayah Jawa Tengah”, jelas Natalia. 

 Baca juga: Edukatif dan Menarik, Daftar Museum di Jakarta Yang Harus Kamu Kunjungi

Life Skill Training Center (LSTC) adalah salah satu program CSR unggulan MPMX yang berfokus kepada creating shared value, yakni menjembatani antara kebutuhan dan bidang expertise bisnis perusahaan dengan isu sosial yang ada di masyarakat.

Selama tahun 2015-2019 MPMX melalui anak-anak usahanya telah memberikan pelatihan SDM untuk menjadi tenaga mekanik profesional baik roda dua maupun roda empat dan dengan bekal ilmu tersebut memberi peluang untuk mereka dapat bekerja di jaringan bengkel resmi perusahaan atau mendirikan usaha bengkel sendiri.

Sejak tahun 2021, bersama dengan entitas anak MPMRent, program pelatihan LSTC menyasar kelompok masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19, pekerja sektor informal, juga komunitas pengemudi non-profesional yang selama ini belum pernah mendapatkan pelatihan teknik berkendara yang benar dan aman.

Sehingga dengan keterampilan yang dimiliki dari pelatihan, bisa membuka peluang bagi setiap peserta untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan dapat menjadi pengguna lalu lintas yang bertanggung jawab dengan senantiasa menjaga keselamatan selama berkendara.  

Administrator
Administratorhttps://ootb.id
We provide great content!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Pura-pura Sakit Untuk Berbagai Hal? Kenali Apa Itu Malingering

0
Jakarta, OOTB - Aksi seperti pura-pura sakit bukan lagi sesuatu yang baru bagi banyak orang. Memalsukan atau melebih-lebihkan kondisi sakit seseorang biasanya dilakukan untuk...